• admin@lotuslightcharitysociety.org
  • Indonesia
Indonesia
Di Tengah Jejak Air yang Masih Tertinggal di Lantai Rumah serta Cerita Warga yang Belum Usai Menata Kehidupan, LLCS Indonesia Bersama Vihara Satya Buddha Purnama Menyalurkan 500 Kilogram Beras dan 100 Kasur Busa bagi Warga Terdampak Banjir di Medan Polonia

Di Tengah Jejak Air yang Masih Tertinggal di Lantai Rumah serta Cerita Warga yang Belum Usai Menata Kehidupan, LLCS Indonesia Bersama Vihara Satya Buddha Purnama Menyalurkan 500 Kilogram Beras dan 100 Kasur Busa bagi Warga Terdampak Banjir di Medan Polonia

MEDAN – Di balik riak air sungai yang kembali tenang, masih tersisa cerita tentang perjuangan hidup warga yang perlahan menata ulang keseharian mereka. Menyadari bahwa pemulihan pascabencana bukanlah perjalanan singkat, Lotus Light Charity Society Indonesia bersama Vihara Satya Buddha Purnama (圓月雷藏寺) melanjutkan aksi kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di kawasan Medan Polonia, Sumatera Utara.

Kegiatan ini menyasar warga prasejahtera yang bermukim di wilayah bantaran sungai, mereka yang sehari-hari hidup berdampingan dengan alam, sekaligus menjadi kelompok paling rentan saat bencana datang. Banjir besar yang melanda wilayah Sumatera pada 27 November 2025 meninggalkan dampak panjang, tidak hanya pada kondisi tempat tinggal, tetapi juga pada kestabilan ekonomi dan ketenangan batin masyarakat.

Dalam bakti sosial tersebut, LLCS Indonesia menyalurkan bantuan berupa 500 kilogram beras dan 100 unit kasur busa kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi keluarga yang masih beradaptasi dengan kondisi pascabencana.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Acarya Shi Lian Zu, Kepala Vihara Satya Buddha Purnama, melalui Perkumpulan Buddhis Tamil sebagai mitra penyalur di lapangan. Seluruh proses berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi serta kepercayaan yang terjalin antara para relawan dan masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar pembagian bantuan, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan hati. Sapaan sederhana, senyum tulus, dan doa yang terucap pelan menghadirkan suasana yang menenangkan. Bagi para penerima manfaat, perhatian yang diberikan menjadi pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan niat tulus, LLCS Indonesia terus berupaya menghadirkan welas asih secara nyata di tengah masyarakat. Setiap paket bantuan yang disalurkan menjadi simbol kepedulian, harapan, dan keyakinan bahwa kebajikan yang dilakukan dengan hati akan selalu menemukan jalannya.

Bakti sosial ini sekaligus menegaskan komitmen LLCS Indonesia untuk terus hadir, menyertai, dan menguatkan masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan bahwa perlahan namun pasti, kehidupan dapat kembali berjalan dengan lebih baik, hangat, dan penuh harapan.