• admin@lotuslightcharitysociety.org
  • Indonesia
Indonesia
LLCS INDONESIA BERSAMA DENGAN LLCS VIHARA PARAMITA BALI DALAM KEGIATAN SAVE TURTLES 2026

LLCS INDONESIA BERSAMA DENGAN LLCS VIHARA PARAMITA BALI DALAM KEGIATAN SAVE TURTLES 2026

Menyambut undangan dari LLCS Vihara Paramita Bali, Team LLCS Vihara Dharma Hastabrata ( 圓 信 堂 ) beserta ketua Vihara Dharma Hastabrata, Ibu Sianni Sukardi dan juga Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indonesia ( Madha Tantri ) Bp. Ridwan Liong serta didampingi beberapa pengurus DPP, berangkat ke Bali untuk turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial melepaskan tukik ( anak penyu ) ke laut lepas dari Pantai Kuta, Bali sebanyak hampir 200 ekor,

Serta memberikan sumbangan peralatan dan perlengkapan serta dana operasional untuk para sukarelawan penyelamat telur-telur penyu, yang merupakan para warga di sekitar pantai kuta, Bali

Bersama dengan Ketua Yayasan Vihara Paramita Bali, Bp Agung, yang didampingi oleh ketua Vihara Paramita Bali, Bp Agus, serta di hadiri juga oleh Bhiksulama Liansui yang merupakan Ketua Lotus Light Charity Society Indonesia, dan hadir juga wakil ketua Vihara Vajra bumi Kertayuga Bp tamsil Halim.

Kegiatan pelepasan Tukik ini diawali dengan kebaktian bersama di Vihara Paramita Bali, lalu dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan malam, selanjut nya para hadirin dan rombongan umat dari Vihara Paramita Bali berangkat menuju ke Pantai Kuta

Selanjutnya di tempat penangkaran telur-telur penyu, telah di kumpulkan anak penyu yang telah menetas dari cangkang nya,
Diawali dengan doa singkat yang di pimpin oleh Bhiksulama Liansui yang didampingi Pandita Lokapalasraya Irwan Johan dari Vihara Dharma Hastabrata ( 圓 信 堂 ), ditutup dengan pemercikan air mantra karuna dharani, semua tukik ini secara perlahan-lahan di lepaskan ke laut lepas dari pingir pantai kuta

Walaupun dengan kondisi pantai yang remang dan gelap, tidak menyurutkan semangat semua yang hadir untuk melepaskan dan melihat tukik-tukik ini berjalan menuju ke laut lepas menuju ke habitat nya nanti. Sdr. Andre yang merupakan salah satu pengurus vihara Paramita Bali, yang juga merupakan salah satu anggota sukarelawan penyelamat telur penyu, menceritakan dengan detil bagaimana proses para sukarelawan ini menjaga dan menunggu penyu yang naik ke daratan lalu bertelur, dimana telur-telur tersebut di tinggal begitu saja oleh induk penyu ini, yang kemudian di bawa ke tempat penangkarannya, dan di tunggu hingga menetas menjadi tukik, lalu dikembalikan kembali ke laut lepas.

Kegiatan pada malam ini ditutup dengan foto bersama seluruh rombongan LLCS dan relawan yang hadir di tepi pantai kuta ini.

Uluran Tangan untuk Sesama

Sekecil apa pun bantuan yang Anda berikan, akan menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan