
LOTUS LIGHT CHARITY SOCIETY VIHARA PARAMITA BALI DAN VIHARA OKA DIPUTRA BALI BERSAMA KURMA ASIH SEA TURTLE CONSERVATION CENTER DAN BALI SEA TURTLE SOCIETY HADIRKAN GERAKAN “SAVE TURTLES” DEMI MASA DEPAN PENYU
Komitmen LLCS Bali Menjaga Kelestarian Penyu untuk Generasi Mendatang
Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Di antara berbagai satwa laut yang hidup di perairannya, penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Kehadirannya membantu menjaga kesehatan padang lamun, terumbu karang, hingga rantai makanan di laut. Namun, keberadaan penyu saat ini terus menghadapi berbagai ancaman, mulai dari perburuan dan perdagangan ilegal, pengambilan telur, kerusakan habitat pesisir, hingga pencemaran laut.
Melihat kondisi tersebut, LLCS Vihara Paramita Bali dan LLCS Vihara Oka Diputra Bali melalui campaign Save Turtles turut mengambil bagian dalam upaya pelestarian penyu. Keterlibatan LLCS Bali dilandasi oleh keinginan untuk melestarikan spesies yang terancam punah, menjaga keseimbangan ekosistem laut, memenuhi tanggung jawab terhadap lingkungan, serta mewujudkan nilai welas asih kepada semua makhluk hidup. Melalui program ini, LLCS Bali berharap penyu tetap dapat hidup dan berkembang demi generasi yang akan datang.
Bersama Kurma Asih Menyelamatkan Penyu
Sebagai bagian dari program konservasi, LLCS Bali mendukung kegiatan yang dilaksanakan di Kurma Asih Sea Turtle Convention Center dan Bali Sea Turtle Society Kawasan konservasi ini menjadi tempat perlindungan bagi tiga spesies penyu yang dilindungi, yaitu penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing.
Selain menjadi tempat penyelamatan penyu, Kurma Asih juga menjadi pusat edukasi yang mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga keberlangsungan satwa laut dan habitatnya.
Ancaman yang Masih Dihadapi Penyu
Di kawasan Perancak, ancaman terbesar terhadap penyu masih berasal dari perburuan dan perdagangan ilegal serta hilangnya telur akibat gangguan manusia. Selain itu, kerusakan habitat pantai dan pencemaran laut juga menjadi tantangan jangka panjang yang harus terus dihadapi.
Karena itu, upaya konservasi tidak hanya berfokus pada penyelamatan telur dan tukik, tetapi juga perlindungan habitat agar penyu memiliki tempat yang aman untuk bertelur dan berkembang biak.
Populasi Penyu Menunjukkan Perkembangan Positif
Berbagai upaya konservasi yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kondisi populasi penyu di wilayah konservasi Kurma Asih cenderung membaik. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah telur yang berhasil diamankan serta puluhan ribu tukik yang berhasil dilepasliarkan setiap tahunnya.
Pada musim peneluran tahun 2024, relawan bersama masyarakat berhasil mengamankan sekitar 244 sarang semi alami yang berisi kurang lebih 17.000 telur penyu untuk ditetaskan secara aman. Sementara itu, pada tahun 2023 sekitar 27.000 tukik berhasil dilepas ke laut hasil penyelamatan telur dari pesisir Perancak dan sekitarnya.
Perubahan positif juga terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat. Warga kini lebih sering melaporkan atau menyerahkan telur penyu yang ditemukan kepada petugas konservasi dibanding mengambilnya sendiri.
Dukungan LLCS Bali bagi Konservasi Penyu
Sebagai bentuk komitmennya terhadap pelestarian lingkungan, LLCS Bali mendukung berbagai kebutuhan konservasi yang dilakukan Kurma Asih dan BSTS. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan sarang semi alami, program adopsi penyu, serta penyediaan berbagai peralatan pendukung konservasi.
Melalui bantuan tersebut, proses penyelamatan telur, penetasan tukik, hingga perlindungan habitat dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga peluang hidup penyu semakin besar.
KEGIATAN PELEPASAN TUKIK AKAN DILAKSANAKAN PADA 24-25 JULI 2026
Perjalanan Konservasi yang Membawa Perubahan
Selama hampir tiga dekade, Kurma Asih telah menyelamatkan puluhan ribu telur penyu setiap tahun dan melepaskan puluhan ribu tukik kembali ke habitat alaminya. Keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah penyu yang berhasil diselamatkan, tetapi juga dari perubahan pola pikir masyarakat pesisir.
Masyarakat yang dahulu berburu penyu kini justru menjadi pelindung dan penjaga kelestariannya. Dedikasi tersebut mengantarkan Kurma Asih meraih penghargaan Kalpataru dan Kalpataru Lestari, dua penghargaan lingkungan hidup paling bergengsi di Indonesia.
Tantangan yang Masih Harus Dihadapi
Meski berbagai pencapaian telah diraih, upaya konservasi masih membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Menjaga habitat penyu dari gangguan manusia, pencemaran, dan perubahan lingkungan menjadi tantangan yang harus terus dihadapi.
Di sisi lain, fasilitas seperti sarana penetasan, rehabilitasi penyu, peralatan monitoring modern, sarana patroli, hingga pusat edukasi dan penelitian masih sangat dibutuhkan agar konservasi dapat berjalan secara optimal.
Tiga Jenis Penyu yang Dilindungi di Kawasan Konservasi Kurma Asih Sea Turtle
Setiap Donasi Membawa Harapan Baru
Melalui campaign Save Turtles, setiap donasi yang diberikan akan digunakan untuk membantu penyelamatan lebih banyak telur penyu, meningkatkan jumlah tukik yang berhasil dilepasliarkan, mendukung rehabilitasi penyu, serta memperkuat perlindungan habitat penyu di Pantai Perancak.
Dukungan dari para donatur tidak hanya membantu operasional konservasi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kelestarian ekosistem laut dan keberlangsungan populasi penyu di masa depan.
Semua Orang Bisa Berkontribusi
Pelestarian penyu bukan hanya dapat dilakukan melalui donasi. Masyarakat juga dapat ikut berkontribusi dengan menjaga kebersihan pantai, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melaporkan keberadaan sarang penyu kepada petugas, serta mengajak lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan.
Setiap tindakan kecil memiliki arti besar. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula peluang penyu untuk tetap lestari.
Kunjungan Ketua Lotus Light Charity Society Indonesia, Bhikkulama Shi Lian Sui untuk Meninjau Lokasi Konservasi Penyu di Lokasi bersama LLCS Bali
Dari Pemburu Menjadi Pelindung
“Salah satu kisah yang paling membekas selama perjalanan konservasi adalah perubahan masyarakat Perancak. Warga yang dahulu berburu penyu kini justru menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian satwa tersebut. Perubahan ini membuktikan bahwa konservasi bukan hanya menyelamatkan satwa liar, tetapi juga mampu mengubah cara pandang manusia terhadap alam. Setiap tukik yang dilepas ke laut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol harapan bagi ekosistem laut yang lebih sehat dan berkelanjutan.”
“Salah satu kisah yang paling membekas selama perjalanan konservasi adalah perubahan masyarakat Perancak. Warga yang dahulu berburu penyu kini justru menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian satwa tersebut. Perubahan ini membuktikan bahwa konservasi bukan hanya menyelamatkan satwa liar, tetapi juga mampu mengubah cara pandang manusia terhadap alam. Setiap tukik yang dilepas ke laut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol harapan bagi ekosistem laut yang lebih sehat dan berkelanjutan.”
Pelestarian Penyu Adalah Tanggung Jawab Bersama
Bagi LLCS Bali, menjaga penyu bukan hanya tugas pengelola konservasi. Pelestarian penyu merupakan tanggung jawab bersama. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar peluang penyu untuk tetap lestari di perairan Bali dan Indonesia.
Melalui campaign Save Turtles, LLCS Vihara Paramita Bali dan LLCS Vihara Oka Diputra Bali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehidupan penyu, karena setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi harapan besar bagi laut dan generasi yang akan datang.
SETIAP DONASI MEMBAWA HARAPAN BARU
Sebagai bagian dari dukungan terhadap program Save Turtles,
– SETIAP DONASI SEBESAR RP300.000,donatur akan menerima sebuah Fu (符)“平安健康招財除煞學業進步” yang bermakna untuk kesehatan, kesejahteraan, tolak bala, peningkatan pembelajaran, dan kelancaran rezeki.
Selain itu, donatur juga akan mendapatkan souvenir japamala sebagai simbol ketenangan, refleksi, dan pengingat nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, serta GANTUNGAN KUNCI BIJAKSARA OM A HUM
– SETIAP DONASI SENILAI 500.000 anda akan mendapatkan fu (符) “平安健康招財除煞學業進步” yang bermakna untuk kesehatan, kesejahteraan, tolak bala, peningkatan pembelajaran, dan kelancaran rezeki dan Flazz Card BCA Safe Turtle / Go Green
Paket apresiasi ini disediakan secara terbatas, yaitu hanya 333 pcs
Together We Make A Difference True Love Changes Lives
LLCS INDONESIA
TRUE LOVE CHANGES LIVES
FOLLOW US ON










