• admin@lotuslightcharitysociety.org
  • Indonesia
Jambi
Melibatkan Umat hingga Siswa SMB, Lotus Light Charity Society Cabang Vihara Vajra Bumi Jambi Salurkan 88 Paket Sembako bagi Warga di Sekitar Lingkungan Vihara

Melibatkan Umat hingga Siswa SMB, Lotus Light Charity Society Cabang Vihara Vajra Bumi Jambi Salurkan 88 Paket Sembako bagi Warga di Sekitar Lingkungan Vihara

Namo Buddhaya Saudara/Saudari Sedharma, di tengah arus kehidupan yang terus bergerak cepat, manusia kerap dihadapkan pada berbagai tantangan yang menguji keteguhan batin dan kepedulian terhadap sesama. Dalam ajaran Buddha, welas asih bukanlah sekadar wacana atau pemahaman intelektual, melainkan praktik hidup yang diwujudkan melalui sikap peduli, empati, dan perbuatan baik yang nyata. Ketika dunia bergerak dengan segala hiruk pikuknya, tindakan-tindakan sunyi yang lahir dari ketulusan hati justru menjadi penopang harmoni, menumbuhkan harapan, serta menghadirkan keseimbangan di tengah kehidupan bermasyarakat. Dari kesadaran inilah kebajikan tumbuh, tidak untuk dipuji, melainkan untuk memberi manfaat dan meringankan beban kehidupan sesama makhluk.

Berangkat dari pemahaman tersebut, praktik welas asih kemudian menemukan bentuk nyatanya dalam kegiatan pelayanan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Bagi Lotus Light Charity Society Indonesia Cabang Vihara Vajra Bumi Jambi (印尼佔碑圓果雷藏寺), bakti sosial bukan hanya kegiatan rutin, melainkan bagian dari jalan praktik Dharma yang membumi—menghadirkan ajaran Buddha dalam keseharian melalui tindakan sederhana namun bermakna. Dalam suasana kebersamaan dan niat tulus, para pengurus, umat vihara, serta siswa dan guru Sekolah Minggu Buddha (SMB) bersatu melangkah, menyalurkan kepedulian kepada warga sekitar sebagai ungkapan cinta kasih yang hidup dan terus mengalir.

Pada minggu, 18 Januari 2026, LLCS Cabang Vihara Vajra Bumi Jambi, dengan dukungan penuh dari para pengurus, umat vihara, serta para siswa dan guru SMB, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian 88 paket sembako kepada warga di lingkungan sekitar vihara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus sarana menanamkan nilai cinta kasih dan empati di tengah masyarakat.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang diharapkan dapat membantu meringankan beban warga penerima manfaat, dengan rincian sebagai berikut:
• Beras 5 kg
• Gula pasir 1 kg
• Minyak goreng 1 liter
• Mi instan 5 bungkus
• Biskuit 1 bungkus

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian Trimula Puja Buddha Amitayus yang diprakarsai oleh True Buddha Foundation dan dilaksanakan serentak oleh tempat ibadah Zhenfo di seluruh dunia pada 1 Januari 2026. Rangkaian Trimula Puja ini mengandung makna spiritual yang mendalam, yakni memohon agar Mulacarya Mahaguru senantiasa menetap di dunia, sekaligus menjadi doa bersama bagi kedamaian, keharmonisan, dan kesejahteraan kehidupan.

Seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat adhistana Mulacarya Mahaguru dan Sang Tri Ratna, serta dukungan dan partisipasi tulus dari para donatur, pengurus, umat, dan keluarga besar SMB Vihara Vajra Bumi Jambi. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran berharga bagi generasi muda untuk memahami dan mempraktikkan nilai-nilai Buddhis secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu pengurus menyampaikan refleksinya, “Wujud cinta kasih kepada sesama bukan tentang seberapa besar yang kita beri, tetapi seberapa tulus niat kita untuk peduli dan hadir bagi mereka yang membutuhkan.” Kutipan ini mencerminkan semangat bakti sosial yang dijalankan, bahwa kebajikan sejati selalu berakar dari hati yang penuh welas asih.

Di balik paket-paket sembako yang dibagikan, tersimpan nilai kebajikan yang jauh melampaui bentuk materi. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Dharma hidup melalui tindakan, bahwa kepedulian sosial adalah bagian dari jalan praktik yang membumi, serta bahwa kebajikan yang dilakukan bersama-sama mampu menguatkan batin, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat.

Cinta kasih yang dipraktikkan melalui pelayanan sosial ini menjadi fondasi bagi terciptanya kehidupan yang lebih selaras dan bermakna.

Namo Buddhaya.
Sadhu. Sadhu. Sadhu. 🙏